• header
  • header

Selamat Datang di Website Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Sambas | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Kontak Kami


Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Sambas

NPSN : 20210743

Jalan Panglima Daud, Desa Saing Rambi Kec. Sambas Kab. Sambas Prov. Kalimantan Barat


manic_sambas@yahoo.com

TLP : 000000


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 9447
Pengunjung : 1775
Hari ini : 28
Hits hari ini : 61
Member Online : 0
IP : 54.198.108.19
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

JADI GURU YANG DI IDOLAKAN




JADI GURU YANG DI IDOLAKAN

Guru adalah sosok yang digugu dan ditiru. Pastinya, sosok guru itu pantas untuk dijadikan sebagai idola bagi para siswanya. Ada beberapa cara untuk menjadi seorang guru yang diidolakan. TIDAK setiap guru yang diidolakan siswa memiliki kwalitas. Tapi setiap guru berkwalitas dan berkarakter akan diidolakan. Apakah ingin menjadi guru yang disenangi siswa ? Coba putar ingatan kebelakang saat masih menjadi siswa. Masih ingat siapa guru guru yang di idolakan ketika masih duduk dibangku SMP atau SMA pada masa silam. Pastikan diingat nama dan wajah guru tersebut. Lalu simak sifat sifat apa yang dimiliki oleh guru tersebut yang menjadi alasan mengapa kita menyenanginya.ada beberapa cara di uraikan dibawah ini untuk menjadi guru yang di idolakan sebagai berikut :

  1. Peduli pada siswa  

Setiap siswa mempunyai masalahnya masing-masing. Bahkan, mereka juga mempunyai masalah di dalam kelas. Maka, guru itu harus peduli terhadap permasalahan yang mereka alami. Dengan peduli kepada siswa, bisa jadi guru akan membantu meringankan atau bahkan menyelesaikan masalah yang sedang mereka hadapi tersebut.

  1. Mendengarkan siswa

Tak sedikit jika di kelas itu bisa memunculkan pro-kontra, sehingga ide-ide baru tentang kelas anda. Cobalah untuk mendeengarkan siswa anda jika mereka berpendapat tentang kelas dan pembelajaran anda. Ide-ide dan masukan dari siswa tersebut bisa menjadi referensi dalam memperbaiki kelas dan pembelajaran anda.

 

  1. Menjadi Guru dengan ‘Sense of Humor’

Berbagai riset yang dilaksanakan di barat, ternyata membuktikan bahwa guru idola itu adalah guru yang memiliki ‘sense of humor’ yang baik. Ketika Guru berkomunikasi dengan siswanya, sesekali harus menggunakan humor. Perludiketahui jika humor bisa mengakrabkan guru dengan siswa. Dan membuat pembelajaran yang awalnya tegang menjadi rileks kembali.

 

 

 

 

  1. Menunjukkan Mood yang Bagus

Dengan mood yang bagus bisa berpenampilan prima ketika di depan siswa. Tunjukkanlah selalu kalau guru selalu dalam mood yang bagus. Dengan begitu, guru akan menjadi pribadi yang menarik, hangat, dan antusias.

 

  1. Menunjukkan Rasa Kasih Sayang  

Guru merupakan orangtua kedua bagi siswa, setlah orangtuanya. Guru adalah orang pertama yang akan didatangi siswa jika sedangmengalami masalah ketika berada di sekolah. Dengan begitu, maka sayangilah mereka mereka sebagaimana menyayangi anak sendiri.

 

  1. Bersikap friendship dan positif

Anda akan dilempar bola kurva dalam hidup dan terutama dalam profesi mengajar. Sikap positif akan membantu Anda mengatasi ini dengan cara terbaik. Sebagai contoh, Anda mungkin menemukan hari pertama sekolah yang Anda mengajar Aljabar 2 bukan Aljabar 1. Ini tidak akan menjadi situasi yang ideal, tetapi guru dengan sikap yang benar akan mencoba untuk fokus pada mendapatkan melalui hari pertama tanpa berdampak negatif siswa.

  1. Mempunyai harapan yang besar..

Anda harus berusaha untuk meningkatkan standar bagi siswa Anda. Jika Anda berharap sedikit usaha Anda akan menerima sedikit usaha. Anda harus bekerja pada suatu sikap yang mengatakan bahwa Anda tahu siswa dapat mencapai ke tingkat ekspektasi, sehingga memberikan mereka rasa percaya diri juga. Ini bukan untuk mengatakan bahwa Anda harus membuat harapan yang tidak realistis. Namun, harapan Anda akan menjadi salah satu faktor kunci dalam membantu siswa belajar dan mencapai.

8.Menciptakan suasana belajar yang konsisten..

Anda harus konsisten. Ini akan menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi para siswa dan mereka akan lebih mungkin untuk berhasil. Sungguh menakjubkan bahwa siswa dapat beradaptasi dengan guru sepanjang hari yang berkisar dari yang ketat untuk mudah. Namun, mereka akan menyukai lingkungan di mana aturan yang terus berubah.

  1. Bersikap adil pada setiap murid.

Seorang guru konsisten adalah orang yang sama dari hari ke hari. Seorang guru yang adil memperlakukan siswa sama-sama dalam situasi yang sama. Sebagai contoh, siswa mengeluhkan ketidakadilan ketika guru memperlakukan satu jenis kelamin atau kelompok mahasiswa yang berbeda. Akan sangat tidak adil untuk pergi mudah pada pemain sepak bola di kelas dari pada para pemandu sorak. Siswa belajar dari hal ini begitu cepat, jadi hati-hati dicap tidak adil.

  1. Fleksibel. 

Interupsi dan gangguan adalah norma dan hari-hari sangat sedikit yang ‘khas’. Oleh karena itu, sikap fleksibel ini penting tidak hanya untuk tingkat stres Anda tetapi juga bagi siswa yang mengharapkan Anda untuk memimpin dan mengendalikan situasi.

 

                                                                                                Penulis : Dedi. S, S.Pd

                                                                                                Guru MAN Insan Cendekia Sambas

 

 

 

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas